Desa Waluyo Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen, Desa Waluyo, Kec. Buluspesantren, Kebumen, Jawa Tengah 54391 | 0287 388 3961 / ( 0831-0292-2333 ) | buluspesantrensman(at)gmail.com

Modernisasi Budaya, SMAN 1 Buluspesantren Gelar “Diandra Show” 2026 yang Spektakuler

Kamis, 22 Januari 2026 10:21


Modernisasi Budaya, SMAN 1 Buluspesantren Gelar “Diandra Show” 2026 yang Spektakuler

KEBUMEN, 21 Januari 2026 – SMA Negeri 1 Buluspesantren (SMANSATREN) baru saja membuktikan bahwa seni tradisional tidak harus terlihat kuno. Lewat gelaran tahunan bertajuk Diandra Show yang berlangsung Selasa hinggaRabu (20-21 Januari 2026), sekolah ini sukses menyita perhatian publik. Mengusung tema “Modernitas Seni dalam Jejak Budaya Tradisi”, acara ini menjadi panggung di mana masa lalu dan masa depan bertemu dalam satu harmoni yang asyik dan menarik.

 Hajatan besar yang digawangi oleh angkatan “Diandra Class” ini benar-benar tampil beda. Selama dua hari penuh, panggung SMANSATREN tidak berhenti “bernyawa”. Mulai pukul 07.00 WIB, penonton sudah disuguhi berbagai aksi, mulai dari tari kolosal yang megah sampai teater etnis yang sukses membuat merinding. Hebatnya, semua konsep ini dirancang langsung oleh para siswa kelas XII. Ini bukan tentang soal nilai sekolah, tapi cara mereka menunjukkan bahwa identitas lokal tetap bisa tampil gagah di tengah gempuran tren modern.

 Kepala Sekolah SMAN 1 Buluspesantren menyebutkan bahwa Diandra Show adalah cermin dari karakter siswa. Beliau menegaskan bahwa sesuai slogan sekolah, Maju Berkarakter, acara ini adalah laboratorium nyata. Di sini, para siswa belajar bagaimana memimpin, bekerja sama serta berkolaborasi dalam tim, dan yang paling penting adalah memupuk rasa bangga pada akar budaya sendiri tanpa harus merasa ketinggalan zaman.

 Suasana di lokasi pun sangat hidup. Antusiasme tidak hanya datang dari para siswa, tapi juga para orang tua wali kelas XII yang hadir dengan wajah bangga. Salah satu momen paling ikonik tahun ini adalah saat instrumen gamelan tiba-tiba berpadu dengan aransemen musik kontemporer yang catchy. Perpaduan ini mengiringi tarian khas daerah dengan sangat dinamis, membuktikan bahwa seni tradisi itu fleksibel dan punya ruang inovasi yang tak terbatas.

 Tidak ketinggalan, Diandra Show 2026 juga sangat melek digital. Panitia memanfaatkan kekuatan Instagram, TikTok, hingga YouTube resmi sekolah untuk menyebarkan kemeriahan ini. Lewat konten-konten kreatif tersebut, mereka berharap energi positif ini bisa sampai ke khalayak luas dan menginspirasi sekolah lain untuk terus berani berinovasi dalam mengemas pendidikan seni budaya.

 Diandra Show memberikan contoh nyata bagaimana sekolah seharusnya bergerak di era sekarang. SMANSATREN berhasil mematahkan stigma bahwa tradisi itu kaku dan membosankan. Dengan memberi kepercayaan penuh pada kreativitas siswa untuk meramu unsur modern tanpa membuang jati diri asli, sekolah ini secara tidak langsung sedang menyiapkan generasi yang cerdas sekaligus memiliki prinsip. Ini adalah investasi jangka panjang bukan hanya soal panggung dua hari, tapi soal menjaga agar identitas bangsa tetap punya panggung di kancah global.

 Diandra Show adalah representasi ideal dari bagaimana institusi pendidikan seharusnya bekerja di era digital. SMANSATREN berhasil mematahkan asumsi bahwa tradisi itu kaku dan tertinggal.

Dengan memberikan kebebasan kreatif kepada siswa untuk meramu unsur modernitas tanpa menghilangkan identitas asli budaya, sekolah ini telah berhasil mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga memiliki integritas budaya yang kuat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga jati diri bangsa agar tetap bersinar di kancah global.

 

 SMANSATREN MAJU BERKARAKTER

 
Rakhmat Adilaksana Putra | Berita

Artikel Terkait

Tambah Komentar

Komentar

Komentar tidak ditemukan